Di era reformasi kita selalu di perhadapkan dengan persoalan yang
fundamental, reformasi yang di artikan sebagai sebuah perubahan (pembenaran)
kehidupan sosial seharusnya mampu mengarahkan bangsa pada gerbang yang lebih maju
dari sebelumnya. Mulai dari tata
kehidupan masyarakat awam sampai di pelantaran birokrasi mengalami pembenaran
sisitem, namun di sisi lain terjadi kelatarbelakangan mental sosial. Bila mana
kita mulai menelusuri upaya mencapai cita-cita bangsa maka kita akan menemukan
elemen-elemen masyarakat yang fungsinya memang harus di hidupkan namun terjadi
pembunuhan karakter.
Pemuda sebagai salah satu elemen penting dalam pembanguna di
tingkat nasional maupun local seharusnya mendapatkan porsi yang strata dengan
fungsinya. Kehadiran pemuda yang kreativ dan inovativ merupakan salah satu
cerminan bahwa bangsa ini masih produktif dalam proses regenerasi atau estafe
kepemimpinan. Sejarah telah membuktikan bahwa Indonesia bisa terwujud seperti
Indonesia hari ini, tidak terlepas dari peran pemuda yang sangat progresif
dalam memajukan nusa dan bangsa. Sebagaimana kita kenal soekarno, hata, dan
syahril yang dikenal sebagai tokoh bangsa (thefunding father), yang sering kita
jadikan contoh dalam kehidupan sehari-hari. Mereka adalah perwakilan pemuda
yang mampu memperjuangkan Indonesia yang revolusioner.
0 komentar:
Posting Komentar